Profil

^^Latar Belakang^^

Universitas Mulawarman Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang terletak di Kalimantan Timur dengan tugas utama menyediakan dan memberikan pelayanan Pendidikan Tinggi kepada masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat Kalimantan Timur khsususnya. Pelayanan pendidikan yang diperankan adalah (a) menyediakan berbagai keilmuan Program Studi dalam berbagai jenjang studi kepada masyarakat untuk dipilih sesuai dengan minat (b) memberikan pelayanan pembelajaran sesuai tuntutan keilmuan yang diselenggarakan. Untuk mewujudkan pelayanan tersebut Universitas Mulawarman terus menambah jenis dan jenjang Program Studi dengan prioritas utama pada Program Studi yang terkait dengan kebutuhan masyarakat dan potensi daerah Kalimantan Timur.Salah satu keilmuan yang diselenggarakan adalah Ilmu Kefarmasian yaitu suatu keilmuan yang mengkaji tentang obat, makanan-minuman kesehatan, dan kosmetik sehat. Aspek yang dikaji oleh ilmu kefarmasian adalah:

  1. Kajian pencarian bahan-bahan farmasi yang bersumber dari bahan alami dan sintetik. Bahan farmasi yang menjadi kajian adalah bahan aktif sebagai bahan fungsional terkait dengan kesehatan dan bahan tambahan sebagai bahan pembantu dalam pembuatan sediaan farmasi.
  2. Kajian pembuatan produk farmasi untuk digunakan masyarakat dalam aspek kuratif, preventif, promotif, diagnosis, kebugaran dan kecantikan yang sehat dan menyehatkan.
  3. Kajian penggunaan produk-produk farmasi yang efektif yaitu manjur, aman, dan murah. Penggunaan produk-produk farmasi berorientasi pada pelayanan kesehatan pada masyarakat sehingga diperlukan pengetahuan dan ketrampilan yang optimal. Produk farmasi memiliki dua sisi mata pisau yang berbeda fungsi yaitu menguntungkan dan merugikan.

Berdasarkan profil keilmuan tersebut terdapat beberapa hal yang terkait dengan pengelolaan dan urgensinya di Kalimantan Timur, yaitu:

  1. Kalimantan Timur yang memiliki sumberdaya alam hayati yang melimpah sangat tepat membuka keilmuan kefarmasian karena bahan-bahan farmasi salah satunya bersumber dari bahan alami terutama sumberdaya alam hayati
  2. Kompetensi lulusan pendidikan Kefarmasian sangat kompleks sehingga pendidikannya diperlukan dalam beberapa jenis dan jenjang studi untuk mencapai kompetensi kefarmasian yang sumpurna.

Jika Program Studi Kefarmasian yang diinginkan diselenggarakan dalam beberapa jenis dan jenjang maka akan diperoleh jumlah mahasiswa yang banyak, jumlah dosen yang banyak, jumlah tenaga kependidikan yang banyak, sarana dan prasarana serta anggaran. Universitas Mulawarman telah membuka Program Studi Sarjana Farmasi tahun 2008, Program Studi DIII Farmasi tahun 2012, dan Program Studi Profesi Apoteker tahun 2014. Pengelolaan ketiga Program Studi tersebut selama ini dilakukan dalam bentuk Unit pelaksana Fakultas atau Fakultas Persiapan dan alhamdulillah pada tanggal 07  Juli  2014 menjadi Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman.

^TUJUAN FAKULTAS FARMASI^

Tujuan Fakultas Farmasi untuk mempercepat pengembangan dan pengelolaan yang efektif dan efisien terhadap program studi kefarmasian pada berbagai jenjang studi sesuai standar pendidikan nasional, karena memiliki kewenangan merumuskan langkah strategis yang diinginkan. Pengembangan yang dapat segera dilakukan berdasarkan kewenangan dan ketersediaan sumberdaya yaitu:

  1. Jumlah program studi kefarmasian yang diselenggarakan dapat segera ditingkatkan dengan cepat karena sumberdaya yang tersedia dapat digunakan oleh program studi pada jenjang yang berbeda
  2. Penyelenggaraan akademik pada berbagai jenjang program studi kefarmasian dapat terlaksana secara baik sesuai standar pendidikan nasional dan internasional
  3. Penyediaan sumberdaya manusia dan fasilitas belajar menjadi lebih sedrhana karena sumberdaya satu dan lainnya dapat termanfaatkan secara lintas janjang Program Studi yang diselenggarakan.
  4. Pengembangan sumberdaya dan pengelolaan program studi terlaksana secara cepat dan tepat karena memiliki kewenangan kebijakan tersendiri. dengan kompetensi kefarmasian yang dirumuskan.
  5. Tersedia karya ilmiah berkualitas dan aplikatif yang dapat dimanfaatkan masyarakat, baik yang terkait dengan pemanfaatan sumberdaya alam untuk kebutuhan ekonomi maupun untuk pelayanan kefarmasian
  6. Tersedia unit pengabdian masyarakat yang dapat dimanfaatkan masyarakat umum dan profesi kesehatan untuk konsultasi penggunaan obat, pengembangan dan pembukaan usaha kefarmasian.

^SASARAN DAN STRATEGI PENCAPAIAN^

A. SASARAN

  1. Tersedia Program Studi Kefarmasian dalam berbagai jenjang studi yang dapat dipilih oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhannya
  2. Pelaksanaan akademik pada semua jenjang Program Studi Kefarmasian yang telah disenggarakan, terlaksana secara berkualitas sesuai dengan visi dan misi Fakultas Farmasi
  3. Kemandirian penyelenggaraan pendidikan pada berbagai jenjang Program Studi dapat tercapai dengan cepat dan tepat.
  4. Ketersediaan sumberdaya manusia dan fasilitas pembelajaran secara kuantitas dan kualitas dapat terpenuhi dengan cepat dan tepat.
  5. Tercipta tata kelola dan proses akademik yang dapat menghasilkan pelayanan prima pada sivitas akademika dan lulusan yang berkualitas
  6. Tersedia laboratorium penelitian dan pengembangan kefarmasian yang memberikan pelayanan kepada para peneliti dan menghasilkan karya-karya kefarmasian dengan tingkat keilmiaan dan kemanfaatan kefarmasian yang tinggi
  7. Tersedia Laboratorium Praktek Kerja Kefarmasian sebagai tempat latihan kerja mahasiswa dan sarana pengabdian pada masyarakat.
  8. Tersedia tenaga peneliti yang memiliki kemampuan melaksanakan suatu penelitian dan pengabdian masyarakat tentang kefarmasian yang berorientasi pada keilmuan dan kemanfaatan praktis kefarmasian.
  9. Menghasilkan lulusan pendidikan tinggi kefarmasian dalam berbagai jenis dan level kompetensi kefarmasian yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

B. STRATEGI PENCAPAIAN

  1. Pembangunan karakter mulia, tanggung jawab ilmiah dan kemayarakatan kepada mahasiswa
  2. Menyediakan seluruh jenjang studi pendidikan tinggi kefarmasian dan diselenggarakan secara berkualitas sesuai dengan tuntutan jenjang studi keilmuan masing-masing
  3. Pelaksanaan secara terus menerus penelitian pemanfaatan sumberdaya alami hayati Indonesia khususnya Kalimantan Timur sebagai produk farmasi yang sehat dan bernilai ekonomi.
  4. Melaksanakan penelitian yang berkualitas dan mempublikasikannya dalam berbagai majalah ilmiah nasional dan internasional
  5. melaksanakan penelitian berpotensi untuk dipatenkan serta mengajukannya karya-karya yang telah ada pada institusi yang memberikan hak kekayaan intelektual.
  6. Melaksanakan layanan konsultasi kepada masyarakat terhadap seluruh aspek kefarmasian yang diperlukan oleh masyarakat.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>