Kurikulum D3

Kurikulum Diploma III

Kompetensi utama lulusan mengacu pada Kurikulum Inti Diploma Farmasi yang disusun oleh Pusat Pendidikan SDM Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2016 serta Kepmenkes RI No. 573/MENKES/SK/VI/2008 tentang Standar Profesi Asisten Apoteker

  1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan memiliki sikap integritas dan bertanggung jawab serta berkarakter mulia.
  2. Mampu menyelesaikan pelayanan resep (penerimaan, skrining administrasi, penyiapan dan peracikan sediaan farmasi); pelayanan swamedikasi obat bebas dan bebas terbatas; pengelolaan sediaan farmasi, alat kesehatan, bahan medis habis pakai; dan pekerjaan teknis farmasi klinik. Adapun detail kompetensinya adalah sebagai berikut:
  • Kompetensi Farmasi Komunitas
    • Mencatat kebutuhan sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan
    • Memesan sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan
    • Menerima sediaan sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan
    • Menyimpan sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan
    • Melakukan administrasi dokumen sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan
    • Menghitung/kalkulasi biaya obat dan perbekalan kesehatan
    • Melaksanakan prosedur  penerimaan dan penilaian  resep di apotik
    • Melaksanakan proses peracikan  sediaan farmasi sesuai permintaan dokter
    • Menulis etiket dan menempelkannya pada kemasan sediaan farmasi
    • Memberikan pelayanan obat bebas, bebas terbatas dan perbekalan kesehatan
    • Mengusulkan kebutuhan sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan
    • Berperan serta melakukan pengadaan sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan  sesuai  protap 
    • Melaksanakan prosedur penyerahan obat kepada pasien  kepada pasien sesuai protap
    • Melaksanakan prosedur pelayanan pengobatan mandiri/ swamedikasi sesuai protap
  • Kompetensi Farmasi Rumah Sakit
    • Melaksanakan prosedur pencatatan dan dokumentasi perencanaan, pengadaan sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan
    • Melaksanakan prosedur pengadaan sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan
    • Melaksanakan prosedur pencatatan pengadaan sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan yang bersifat droping, hibah dan produksi
    • Melaksanakan prosedur penerimaan sediaan farmasi  dan perbekalan kesehatan sesuai protap
    • Melaksanakan  penyimpanan sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan sesuai protap
    • Melaksanakan prosedur distribusi sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan dari gudang RS sesuai protap
    • Melaksanakan prosedur kalkulasi biaya resep obat
    • Melaksanakan prosedur penyiapan sediaan farmasi di RS tipe D sesuai protap
    • Melaksanakan prosedur penyerahan obat unit dosis/ resep individu di bawah pengawasan apoteker/ Pimpinan Unit
    • Berkomunikasi dengan orang lain
    • Melaksanakan prosedur dispensing obat berdasarkan permintaan dokter sesuai protap di bawah supervisi apoteker/ Pimpinan Unit
    • Melakukan pencatatan semua data yang berhubungan dengan proses dispensing di bawah supervisi apoteker/ pimpinan unit.

3. Mampu melakukan pekerjaan produksi sediaan farmasi yang meliputi menimbang; mencampur; mencetak; mengemas dan menyimpan mengacu pada cara pembuatan yang baik (good manufacturing practice). Adapaun detail kompetensinya adalah sebagai berikut:

  • Mengusulkan konsep perencanaan pembelian barang atas permintaan dari PPIC
  • Melaksanakan kegiatan penerimaan bahan baku, bahan pengemas maupun produk jadi
  • Menyimpan barang  di gudang berdasarkan standar penyimpanan GDP/ Cara distribusi yang baik  (FIFO dan FEFO)
  • Melaksanakan prosedur pengeluaran barang sesuai dengan dokumen permintaan bahan (untuk produksi) atau pesanan produk jadi
  • Membantu QC  melakukan monitoring barang expired, barang obsolet dan pemusnahannya
  • Melaksanakan prosedur  penerimaan barang  dan penanganan barang kembalian
  • Menimbang  bahan baku yang dibutuhkan untuk proses produksi
  • Melaksanakan prosedur penyimpanan dan pemindahan bahan baku, bahan pengemas,produk ruahan,produk antara, dan produk jadi selama produksi sesuai protap.
  • Melaksanakan ketentuan GLP di laboratorium sesuai protap.
  • Memeriksa kualitas bahan pengemas.
  • Melaksanakan pemantauan kondisi lingkungan laboratorium dibawah supervisi apoteker.
  • Melaksanakan analisis sampel uji sesuai prosedur.
  • Melaksanakan pemeriksaan peralatan sesuai protap.
  • Melaporkan ketidaksesuaian hasil kerja pada atasan.
  • Melaksanakan analisis kromatografi.
  • Melaksanakan sampling sesuai protap.
  • Menerima dan mengelola baku pembanding sesuai protap.
  • Melaksanakan prosedur pemeriksaan catatan bets.
  • Melaksanakan prosedur in proces control / IPC
  • Ikut memantau melaksanakan prosedur pembuangan limbah
  • Melaksanakan prosedur pembuatan sediaan padat tablet, kapsul, serbuk sesuai protap.
  • Melaksanakan prosedur pembuatan sediaan kapsul lunak sesuai protap dibawah supervisi apoteker.
  • Melaksanakan prosedur pembuatan sediaan cair non steril sesuai protap di bawah supervisi apoteker.
  • Melaksanakan prosedur pembuatan sediaan setengah padat sesuai protap di bawah supervisi apoteker.
  • Melaksanakan prosedur pembuatan sediaan cair dan setengah padat steril sesuai protap di bawah supervisi apoteker.
  • Melaksanakan prosedur pengemasan untuk sediaan tablet, kapsul, kapsul lunak, cairan/ setengah padat non steril, cairan/ setengah padat steril sesuai protap.
  • Berperan serta dalam penyusunan sampling plan/ rencana pengambilan contoh yang benar.
  • Melaksanakan prosedur kalibrasi dan pemeliharaan peralatan di laboratorium.
  • Melaksanakan prosedur pemeriksaan kualitas dan kuantitas bahan yang dibeli sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.
  • Berperan serta dalam tim inspeksi diri.
  • Melaksanakan prosedur perbaikan terhadap temuan dari Inspeksi Diri.
  • Melaksanakan prosedur uji keseragaman sediaan, ukuran, kekerasan, waktu hancur, disolusi, kerapuhan dan volum terpindahkan.
  • Melaksanakan prosedur analisis secara instrumental sesuai protap.

4. Mampu melaksanakan distribusi sediaan farmasi, alat kesehatan, vaksin dan bahan medis habis pakai mengacu pada cara distribusi yang baik yang telah ditetapkan.

5. Mampu membantu melakukan pengumpulan data, dan menyusun laporan pengumpulan data sesuai dengan ruang lingkup penelitian kefarmasian.

6. Mampu melaksanakan praktik farmasi dengan prinsip etis dan peka budaya sesuai dengan Kode Etik Tenaga Teknis Kefarmasian

Jumlah SKS yang ditempuh dalam pendidikan Program Diploma III (DIII) Farmasi yaitu :

Jenis Mata Kuliah Sks
Mata kuliah wajib Teori 62
Mata kuliah wajib Praktikum  48
Jumlah sks 110