Fakultas Farmasi UNMUL Membuka Pendaftaran MABA TA 2013/2014 « FAKULTAS FARMASI

Kolom Dekan

April 2014
M T W T F S S
« Mar    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
SELAMAT DATANG DI WEBSITE UP. FAKULTAS FARMASI UNIVERITAS MULAWARMAN

Fakultas Farmasi UNMUL Membuka Pendaftaran MABA TA 2013/2014

Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman

Membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2013/2014

Gedung


1. Program Studi Sarjana Farmasi (S. Farm.)
2. Program Studi DIII Farmasi (A. Md. Farm.)

PENDAHULUAN

Visi Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman adalah “Menjadi Lembaga Pendidikan Tinggi Kefarmasian yang menyelenggarakan berbagai Jenis dan Jenjang Program Studi Berstandar Nasional dan Internasional dalam melaksanakan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat dengan keunggulan terhadap Pengetahuan dan Ketrampilan Pemanfaatan Sumberdaya Alami sebagai produk Farmasi  dan Pengetahuan & Ketrampilan terhadap Pelayanan Kefarmasian”. Realisasi visi yang dicapai telah menyelenggarakan dua Program Studi yaitu:

  1. Program Studi Sarjana Farmasi berdasarkan SK DIKTI Nomor 4692/D/T/2008, Tanggal 31 Desember 2008
  2. Program Studi DIII Farmasi berdasarkan SK DIKTI Nomor 294/E/O/2012 Tanggal 30 Agustus 2012.

Jumlah Program Studi akan terus ditingkatkan sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat yaitu memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memilih Program Studi yang sesuai dengan minat dan bakatnya. Sejak tahun 2011 telah diajukan usulan pembukaan Program Studi Profesi Apoteker kepada DIKTI dan direncanakan mulai dibuka tahun ajaran 2013/2014. Misi selanjutnya adalah meningkatkan kualifikasi Pendidikan staf Pengajar dan pada tahun 2013 ini sekitar 4 – 5 orang staf Pengajar Fakultas Farmasi melanjutkan Pendidikan Program Doktor, sehingga nantinya sekitar tahun 2017 akan membuka Program Studi Magister (S2) Farmasi. Misi Fakultas Farmasi hingga tahun 2017 telah memiliki beberapa Program Studi yaitu:

  1. Program Studi DIII Farmasi (mulai 2012)
  2. Program Studi S1 Farmasi (mulai 2006)
  3. Program Studi Profesi Apoteker (mulai 2013)
  4. Program Studi Magister (S2) Farmasi (2017)

ARAH PENDIDIKAN

Kompetensi umum Pendidikan Tinggi Kefarmasian adalah berorientasi terhadap produk farmasi dan pelayanan pada pasien dan masyarakat. Makna dari orientasi kompetensi tersebut adalah:

  1. Lulusan Pendidikan Tinggi Kefarmasian memiliki kemampuan mencari bahan-bahan dasar produk farmasi dari bahan alami dan sintesis
  2. Lulusan Pendidikan Tinggi Kefarmasian memiliki kemampuan mencari dan membuat formula sediaan farmasi yang Manjur, Aman, Nyaman, dan menarik
  3. Lulusan Pendidikan Tinggi Kefarmasian memiliki kemampuan memproduksi produk-produk farmasi (obat, makanan-minuman sehat, kosmetik sehat) dalam skala industri dan usaha dagang Farmasi
  4. Lulusan Pendidikan Tinggi Kefarmasian memiliki kemampuan memberikan pelayanan farmasi kepada pasien dan masyarakat umum yang terkait dengan pemilihan produk farmasi yang manjur dan ekonomis, pemberian obat pada pasien yang efektif, serta berbagai informasi obat lainnya.

Kompetensi tersebut memiliki tingkatan kemampuan yang berbeda antara lulusan yaitu tergantung level pendidikan Kefarmasian yang ditempuh.

A. Program Studi Sarjana Farmasi (S. Farm)

Program Studi Sarjana Farmasi termasuk Pendidikan akademik mempersiapkan lulusan terhadap pengetahuan dan ketrampilan dasar  yang kuat tentang (a) Sains dan Teknologi Farmasi dan (b) Farmasi Klinik dan Komunitas. Sains dan teknologi Farmasi berorientasi pada pengetahuan dan ketrampilan dasar tentang pencarian bahan-bahan farmasi dari bahan alami dan sintesis, pencarian dan pembuatan formula sediaan farmasi yang Aman, Nyaman, Manjur, dan Menarik; serta produksi produk farmasi dalam bentuk Industri dan Usaha Dagang Farmasi. Selanjutnya, kompetensi Farmasi Klinik dan Komunitas terkait dengan Pelayanan Farmasi pada pasien dan masyarakat berupa pelayanan informasi obat sperti pemilihan obat yang efektif, pemberian yang sesuai dengan farmakokinetik dan efek obat, serta berbagai pengetahuan dan ketrampilan yang terkait dengan pelayanan Kefarmasian. Dengan demikian lulusan Sarjana Farmasi memiliki kemampuan berupa:

  1. Sebagai tenaga teknik kefarmasian sesuai dengan PP Nomor 51 tahun 2009
  2. Melanjutkan pendidikan pada Program Studi Profesi Apoteker (untuk tenaga profesi) dan atau melanjutkan pendidikan pada Progam S2 dan S3 sebagai ahli dan pakar ilmu Kefarmasian.

B. Program Studi DIII Farmasi (A.Md.Farm.)

Kompetensi Pendidikan Ahlimadya Farmasi UNMUL berorientasi pada kompetemsi kombinasi Farmasi Klinik, Farmasi Rumah Sakit, Farmasi Komunitas, Farmasi industri, dan Farmasi Pengawasan dan Penelitian. Berdasarkan kompetensi tersebut lulusan Ahlimadya Farmasi UNMUL dapat melaksanakan pekerjaan kefarmasian sebagai asisten apoteker ahlimadya di Rumash Sakit, Puskesmas, Industri Farmasi, Gudang Farmasi, Pedagang Farmasi, dll.

AKREDITASI

  1. Program Studi Sarjana Farmasi (S. Farm) UNMUL telah terakreditasi BAN-PT dengan nilai C pada tahun 2012 berdasarkan penilaian data sampai dengan Desember 2011. Pengembangan Fakultas Farmasi tahun 2012 sangat pesat sehingga Program Studi S1 Farmasi akan diajukan Akreditasi ulang untuk meningkatkan nilai minimal menjadi B. Saat ini sedang disusun Borang Akreditasi tersebut yang akan diajukan awal Pebruari 2013 kepada BAN-PT Jakarta.
  2. Program Studi DIII Farmasi dibuka tahun 2012, dan berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 12 tahun 2012, bahwa Program Studi yang memiliki Ijin Operasonal dari DIKTI, maka Program Studi tersebut telah terakreditasi C. Dengan demikian Program Studi DIII Farmasi UNMUL telah terakreditasi C berdasarkan Undang-Undang tersebut. Akreditasi baru dapat dilakukan tahun 2014 yaitu setelah perpanjangan ijin opersional dengan tujuan peningkatan nilai Akreditas C menjadi minimal B.

SUMBERDAYA

A. Sumberdaya Manusia

Fakultas Farmasi UNMUL telah memiliki 18 orang dosen tetap dengan kualifikasi Pendidikan Magister dan doktor. Selain itu, terdapat pengajar tidak tetap dari UNMUL luar Fakultas Farmasi dan luar Universitas Mulawarman. Keilmuan staf Pengajar yang telah dimiliki sangat lengkap yaitu Keilmuan Kimia Farmasi, Keilmuan Biologi Farmasi, Keilmuan Teknologi Farmasi, Keilmuan Farmakologi, dan Keilmuan Farmasi Klinik dan Komunitas. Sumberdaya Manusia lainnya yang telah dimiliki adalah sejumlah tenaga Kependidikan yaitu tenaga Laboran dan tenaga Administrasi yang memadai.

B. Fasilitas Fisik

Fakultas Farmasi memiliki 4 Gedung berlantai II yang digunakan sebagai (a) Dekanat (Gedung Administrasi (b) satu buah Gedung Perkuliahan dan (c) dua gedung Laboratorium. Selain itu, telah memiliki lahan Pembangunan Kampus Baru seluas 2,5 Ha, dan telah dibangun saat ini 1 buah gedung berlantai III dan terus diupayakan penyelesaiannya melalui APBN.

C. Laboratorium

Laboratorium Fakultas Farmasi dikembangkan dalam tiga kelompok:

a. LABORATORIUM DASAR ILMU FARMASI sebagai tempat pelaksanaan praktikum mahasiswa sesuai dengan matakuliah. Laboratorium Dasar Ilmu Farmasi terdiri dari:

(1)   Laboratorium Kimia Farmasi

(2)   Laboratorium Biologi Farmasi

(3)   Laboratorium Teknologi Farmasi

(4)   Laboratorium Farmakologi

(5)   Laboratorium Farmasi Klinik & Komunitas

b. LABORATORIUM PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN FARMAKA TROPIS yaitu tempat Penelitian Mahasiswa, staf Pengajar Farmasi, dan pihak lainnya. Laboratorium tersebut terdiri dari:

(1)  Laboratorium Preparatif Farmasi; sebagai tempat penelitian tentang pencarian bahan-bahan Farmasi dari bahan alami maupun sintesis untuk keperluan bahan aktif dan bahan tambahan produk farmasi, dan juga tempat preformulasi produk-produk farmasi yang direncanakan.

(2)  Laboratorium Analisis dan Pengujian, yaitu sebagai tempat uji lanjutan bahan farmasi yang ditemukan untuk memastikan prospek produk, baik itu dari segi kemanjuran maupun keamanan. Selain itu juga tempat analisis keamanan dan kebenaran khasiat produk-produk farmasi yang telah beredar di masyarakat.

(3)  Laboratorium Produksi dan Promosi, yaitu tempat pembuatan produk akhir dengan mempertimbangkan Kemanjuran, Kemananan, tata cara penggunaan, dan biaya produksi maupun keterjangkauan masyarakat.

c. LABORATORIUM PRAKTEK KERJA KEFARMASAIAN, yaitu tempat latihan kerja mahasiswa yang sesuai dengan tempat kerja lulusannya. Laboratorium ini akan menghasilkan ketrampilan dan pengetahuan praktis sehingga lulusan siap kerja sesuai dengan level pendidikan yang ditempuh. Laboratorium, Praktek Kerja terdiri dari:

(1)  Laboratorium Praktek Kerja Pelayanan Kefarmasian dengan fasilitas utama Apotek Pendidikan dan Klinik Pelayanan Farmasi Standar. Saat ini yang dimiliki adalah Pusat Pelayanan Informasi Obat, Makanan, dan Kosmetik dan segera akan dibuka Apotek Pendidikan.

(2)  Kebun Obat Herbal, sebagai tempat belajar mengelola Kebun Obat yang Komersil dan juga bertindak sebagai penyediaan bahan baku untuk produksi

(3)  Industri Farmasi Pendidikan, yaitu suatu industri sebagai tindaklanjut hasil-hasil penelitian. Mahasiswa akan belajar mengelola dan bekerja pada suatu Industri Farmasi.

(4)  Usaha Dagang Farmasi, yaitu suatu tempat belajar mahasiswa mengelola suatu usaha dagang yang terkait dengan kefarmasian. Industri Farmasi dan Usaha Dagang Farmasi belum dimiliki dan segera akan direalisasikan.

PENERIMAAN MAHASISWA BARU

1. Program Studi DIII Farmasi (A. Md. Farm.)

Kuota mahasiswa Program Studi DIII Farmasi tahun 2013/2014 adalah100 orang, dengan jalur penerimaan Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN).
2. Program Studi Sarjana Farmasi (S. Farm)

Kuota mahasiwa baru Program Studi S1 Farmasi berjumlah 100 orang dengan jalur penerimaan:

(a)     SNMPTN Jalur Undangan 70 orang

(b)     SNMPTN jalur selesksi bersama, 30 orang

PERSYARATAN UTAMA

Kompetensi lulusan  Penddikan Tinggi Kefarmasian adalah:

  1. Kemammpuan mencari bahan-bahan farmasi dari bahan alami dan sintesis yang memiliki potensi sebagai bahan aktif ataupun bahan tambahan produk farmasi
  2. Kemampuan membuat formula sediaan produk farmasi yang Manjur, Aman, dan Nyaman
  3. Kemampuan memberikan pelayanan kefarmasian pada pasien dan masyarakat yang meliputi pemilihan produk farmasi sehat dan menyehatkan, pemberian, dan berbagai informasi obat lainnya

Kompetensi tersebut terkait dengan Ilmu Kimia, Fisika, Biologi, dan Kedokteran. Dengan demikian persyaratan masuk Program Studi Kefarmasian UNMUL adalah:

  1. Lulusan IPA dari SMA/MA
  2. Lulusan SMK Kimia dan SMK Farmasi
  3. Lulusan tahun 2013; 2012; 2011
  4. Tidak buta warna

Alamat Gedung Administrasi

Fakultas Farmasi Univeristas Mulawarman

Gunung Kelua, Samarinda, Kalimantan Timur

Website : farmasi.unmul.ac.id

Email : fa_mul@unmul.ac.id

https://www.facebook.com/groups/farmasi.unmul

Comments are closed.